Login
Username:

Password:

  Registrasi?

Segera Rancang Perda Investasi, Rusdi: Upaya Mendongkrak Ekonomi

Oleh .
Selasa, 08 April 2008 08:36:51 Klik: 1149 Cetak: Kirim-kirim Print version download versi msword

Pemko Padang diminta segera merancang draft Perda Investasi, terkait telah dikeluarkannya UU No.25 tahun 2007 tentang Penanaman Modal. DPRD yang mengemban tugas legislasi, dituntut mampu mendorong Pemko untuk merancang kebijakan yang merangsang pertumbuhan ekonomi dan penanaman modal. �Untuk membangun kondisi investasi, perlu perangsang melalui berbagai kebijakan pemerintah, dalam bentuk suprastruktur baik UU maupun Perda. Dengan muatan kepastian hukum, kebijakan fiskal yang progresif, suku bunga rendah, hingga proteksi investasi,� ungkap Praktisi Hukum sekaligus Wakil Ketua DPP Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Sumbar Rusdi Zein, saat hearing dengan Komisi C bidang Pembangunan di Gedung DPRD, kemarin. Rapat yang dipimpin Priyanto, juga dihadiri seluruh anggota Komisi C, dan perwakilan seluruh Fraksi. Rusdi mengatakan pemerintah seharusnya bisa menciptakan iklim penanaman modal yang atraktif, bukan justru mendongkrak biaya ekonomi menjadi tambah tinggi. �Jika kondisi kondusif tersebut tercipta, maka wilayah tersebut akan sangat menarik bagi investor,� imbuhnya. Kota Padang, lanjut Rusdi, sebenarnya tidak memiliki sumber daya alam yang banyak, kecuali kekayaan laut dan sedikit lahan pertanian pada sisi timur. Namun, yang menarik kini pengembangan potensi pendidikan, karena sebagian besar penduduk Kota Padang adalah pelajar dan mahasiswa. �Untuk jangka pendek, Pemko harus bisa melahirkan kebijakan pendorong pembangunan infrastruktur untuk kegiatan anak muda, di samping insentif, fasilitas, dan proteksi bagi perguruan khususnya swasta,� tandas Rusdi. Sedangkan untuk jangka menengah dan jangka panjang, lanjut Rusdi, Pemko Padang harus mulai memikirkan pembangunan industri kelautan, dan pengembangan infrastruktur pelabuhan Teluk Bayur. �Hal itu, sebagai komitmen menjadikan Kota Padang menjadi kota pelabuhan terbesar di Barat Indonesia,� tambahnya. DPRD, yang notabene memiliki tugas legislasi, juga perlu melakukan dorongan kepada Pemko. Mulai dari mendorong Pemko merancang kebijakan penanaman modal, meninjau kembali kebijakan dan Perda yang kurang sesuai dengan kegiatan ekonomi dan penanaman modal, hingga mendorong lahirnya Perda, yang melindungi penanaman modal Kota Padang, serta Perda yang memberi fasilitas dan kemudahan bagi penanam modal. �Perda tersebut harus berupa implikasi pasal 18 hingga 22 UU No. 25 tahun 2007 tentang penanaman modal. Mulai dari orientasi penanaman modal yang baik, hingga kemudahan perizinan hak tanah bagi investor,� ujarnya. Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi C Priyanto mengatakan, pihaknya akan melaksanakan tugas legislasi tersebut. Mengingat Kota Padang sangat potensial untuk dimasuki investor, jika �dikemas� dalam bentuk yang baik. Wakil Ketua Komisi C Faizal menambahkan, DPRD menunggu Pemko melayangkan draft Perda investasi tersebut, agar iklim investasi Kota Padang kembali bergairah. �Dari dulu kita memang menunggu UU tentang penanaman modal. Dan sekarang setelah ada UU tersebut, tinggal implementasinya lagi",pungkasnya. Sumber : Padangekspres (08/04/2008)

 
Berita Berita Daerah Lainnya
. Sumbar Gunakan Pupuk Organik

Fatal error: Cannot redeclare themearticle() (previously declared in /home/apindo/public_html/themes/apindo/theme.php:234) in /home/apindo/public_html/themes/apindo/theme.php on line 234