Login
Username:

Password:

  Registrasi?

Nila Ikan Dunia !!

Oleh fosil73
Rabu, 08 Juni 2011 16:16:32 Klik: 1183 Cetak: 297 Kirim-kirim Print version download versi msword
Setelah dinilai sukses menjadi salah satu daerah pengekspor ikan tuna, tahun ini Sumbar menargetkan diri menjadi eksportir ikan nila. Untuk menyukseskan program itu, Dinas Kelautan dan Perikanan Sumbar, tengah melakukan serangkaian uji coba, seperti penangkaran ikan nila di danau Singkarak.

“Penangkaran ikan nila dengan cara keramba apung itu akan dilakukan di danau Singkarak, tepatnya di daerah Malalo, Muaropingai, dan Singkarak. Saat ini kami tengah mempersiapkan 26 keramba apung yang akan diisi sekitar 6 ribu benih ikan nila per satu keramba apung untuk uji coba,” ujar Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Sumbar, Yosmeri, seperti diberitakan Padang Ekspres.

Dilanjutkan Yosmeri, uji coba keramba apung dengan biaya Rp800 juta itu, merupakan langkah awal untuk mencantumkan diri, sebagai daerah pengekspor ikan nila dunia. Untuk melakukan uji coba, memang hanya akan dilakukan di Danau Singkarak, dalam uji coba, Dinas Perikanan juga telah mengkaji kerusakan lingkungan, speerti yang terjadi di kawasan Danau Maninjau, yang mengakibatkan ratusan ton ikan mati.

“Sebelum membuat keramba apung secara besar-besaran, kami telah mempertimbangkan beberapa aspek seperti, tata ruang danau, kapasitas, dan pemetaan daerah. Untuk itu kami akan membuat master plan, sebelum keramba apung penangkaran ikan nila itu menjamur,” jelasnya.

Nantinnya, lanjut Yosmeri, Sumbar akan menargetkan ekspor ke Negara Thailand dan Inggris. Tapi sebelum menjadi daerah pengekspor ikan nila, pihaknya akan melkaukan secara bertajap sehingga ekosistem danau Singkarak tidak terganggu dengan aktifitas penangkaran tersebut.

Diakuinya, untuk menjadi pengekspor ikan nila memang ada beberapa kendala, kendala pertama tempat penangkaran. Terpilihnya danau Singkarak menjadi tempat penangkaran, karena suhu alam sangat cocok untuk melakukan penangkaran ikan nila, dibandingkan dengan danau Maninjau, dan danau Atas dan Bawah.

“Saat ini kami masih belum berani berapa nantinya ikan nila yang bisa di ekspor keluar negeri, karena masih melakukan serangkaian parkatek uji coba. Untuk memulainya, kami juga membutuhkan infestor yang telah melakukan komitmen,” ujarnya.

Diungkapkan Yosmeri, usaha keramba apung yang akan menghasilkan ratusan ton ikan nila di danau Singkarak, akan dilakukan dengan cara plasma. Dalam keseharian masyarakat yang akan menggarap sendiri dan bekerja, lalu hasilnya dibeli pengusaha secara rutin sehingga dapat membantu perekonomian masyarakat, di tiga daerah yang dipatok menjadi penangkaran ikan nila.

Ditegaskan Yosmeri, Sumbar akan menjadi pengekspor ikan nila itu baru akan terlihat di tahun 2012 atau 2013. Untuk itu saat ini beberapa upaya terus dilakukan.

Sumber : http://www.wartasumbar.com/ekonomi/331-sumbar-lirik-pasar-ikan-nila-dunia.html />

 
Berita Business Lainnya
. Soal Investasi, Sumbar Nomor Dua Pincit
. Apindo: Produk Made in China Masih Mendominasi
. Jokowi-JK Ngumpul Bareng Sofjan Wanandi Dkk
. BBM Bersubsidi Mulai Langka di Daerah Ini
. APINDO Sosialisasikan CEPA Indonesia-Uni Eropa kepada Asosiasi Industri
. Pilkada Payakumbuh Gunakan Tinta dari Gambir
. Merak Antri, Pengusaha Rugi
. Tenaga kerja asing dilindungi
. Peluang Usaha Dagang Rumahan
. Semangat Kewartawanan Seorang Usahawan

Fatal error: Cannot redeclare themeplugin() (previously declared in /home/apindo/public_html/themes/apindo/theme.php:7) in /home/apindo/public_html/themes/apindo/theme.php on line 46